Legenda Arsenal dan Liverpool Unjuk Aksi di Stadion Batakan

JawaPos.com – Legenda Arsenal dan Liverpool bakal unjuk aksi di Stadion Batakan pada 5 November 2017 mendatang. Para legenda kedua tim yang bersinar pada era berbeda itu akan adu taktik dalam laga persahabatan bertajuk, Balikpapan Masters Cup 2017. Kaltim Post (Jawa Pos Group) mendapat kehormatan sebagai media partner gelaran tersebut.

Dari kubu Liverpool, ada 16 pemain yang bakal memanjakan mata dengan gaya sepak bola Inggris kick and rush. Di antaranya adalah John Arne Riise, Luis Garcia, dan striker Emile Heskey. Sementara itu, di kubu Arsenal ada Mikael Silvestre, Freddie Ljungberg, dan Robert Pires.

Dalam pertandingan tersebut, mereka akan berduel dengan Indonesian Masters yang akan diperkuat legenda hidup sepak bola Indonesia dan Balikpapan Bima Sakti Tukiman serta Kurniawan Dwi Yulianto. Tiga tim itu akan berlaga dengan sistem trofeo. Setiap pertandingan bermain 1×45 menit.

Dalam konferensi pers yang berlangsung di Ruang Jati, Hotel Grand Jatra, Balikpapan, Senin (12/6) malam, Silvestre mengaku tidak sabar berlaga. Apalagi masyarakat Indonesia mengklaim, Stadion Batakan Balikpapan mirip dengan markas Arsenal, Emirates Stadium.

“Jika benar, tentu sangat menyenangkan. Saya akan lebih bersemangat latihan dan tidak sabar untuk mencoba,” tuturnya.

Silvestre meminta maaf karena susunan skuad Arsenal yang akan tampil belum ada nama striker haus gol Thierry Henry. Sebab, pemain berpaspor Prancis tersebut tengah disibukkan dengan aktivitas barunya sebagai asisten pelatih timnas Belgia. “Saat ini masih kami usahakan supaya Henry bisa bergabung,” sambungnya.

Hal senada juga dilontarkan Riise. Dia juga meminta maaf karena kapten legendaris Steven Gerrard belum masuk skuad yang diboyong ke Balikpapan. Gerard saat ini tengah disibukkan mengurusi akademi dan persiapan Natal. Meski demikian, Riise tetap akan berusaha membujuk partnernya yang sukses mengukir sejarah di Istanbul, mengalahkan AC Milan secara heroik di final Liga Champions 2005.

Saat Kaltim Post (Jawa Pos Group) bertanya mengenai perkembangan sepak bola Indonesia dan peluang bersaing di kancah internasional, Riise mengatakan, seharusnya Indonesia mencontoh India. Pemain lokal diberi kesempatan besar untuk tampil. Dengan intensitas tampil lebih banyak, kualitas pemain juga akan meningkat.

Tak hanya itu, pemerintah harus mendukung dengan menyediakan fasilitas latihan dan stadion dengan baik, menghilangkan pengaturan skor, memperbaiki tatanan kompetisi, serta merekrut pemain asing berkualitas. Seperti yang sudah diterapkan di Tanah Air, dengan merekrut marquee player.

Hadirnya pemain bintang dunia, secara tidak langsung mampu meningkatkan kualitas pemain lokal. Sebab, dalam latihan akan banyak transfer ilmu dan bisa belajar dalam mengambil keputusan saat bertanding.

“Dengan merekrut pemain asing, dunia akan tahu ada kompetisi di Indonesia,” ungkapnya.

Jika bisa mencontoh India, dia sangat yakin perkembangan sepak bola di Indonesia bakal meningkat. Pasalnya, Indonesia memiliki atmosfer sepak bola yang sangat baik. “Jika diberi kesempatan tampil yang banyak, pemain lokal pasti akan berkembang dengan baik. Dan, kualitas Indonesia meningkat,” tegasnya.

Sementara itu, Promotor Pertandingan Ketua Kadin Balikpapan Yaser Arafat mengatakan, pemilihan Arsenal dan Liverpool disebabkan banyaknya member kedua suporter ini di Tanah Air. Untuk Liverpool, diperkirakan ada sekitar 40 ribu yang terdaftar di Big Red. Sementara itu, Arsenal diperkirakan 20 ribu suporter.

“Saat ini, antusiasme suporter untuk hadir juga sudah luar biasa. Jadi saya yakin, Stadion Batakan akan penuh. Kami dari Kadin Balikpapan berusaha keras agar event ini bisa menjadi sejarah dan nantinya memulai kedatangan tim-tim master lainnya,” katanya.

Dia juga berterima kasih kepada Isportainment yang sudah menunjuk Balikpapan sebagai penyelenggara pertandingan internasional. Dia pun bertekad menjawab kepercayaan tersebut dengan baik.

“Sebelumnya, sebagian besar orang asing hanya mengenal Bali dan Jakarta. Lewat event ini, kami akan mengenalkan Balikpapan dan Kalimantan. Kami juga akan buktikan bahwa Balikpapan bisa menggelar event skala internasional,” bebernya.

Kehadiran pemain bintang, diyakini juga akan memberikan efek yang bagus kepada perekonomian Balikpapan. Banyaknya suporter yang hadir, bisa meningkatkan pengunjung hotel, pusat perbelanjaan, wisata, dan pastinya pendapatan asli daerah (PAD) Balikpapan. “Dunia juga akan tahu bahwa Balikpapan punya stadion level internasional,” imbuhnya.

Untuk menarik minat warga, panitia memberi hadiah luar biasa. Bagi penonton yang mendaftar pada Juni hingga Agustus akan berkesempatan membawa pulang 1 mobil, 5 motor, dan puluhan smartphone. Harga tiket yang dipatok juga terjangkau, tribune ekonomi utara dan selatan di jual Rp 300 ribu, ekonomi barat dan timur Rp 500 ribu.

Sementara itu, tribune VIP utara dan selatan dijual Rp 750 ribu, dan VIP timur dan barat Rp 1,5 juta. “Untuk pembelian tiket bisa dilakukan lewat online di situs http://www.balikpapanmastercup.com atau datang ke kantor Kaltim Post,” terangnya.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi Kaltim Post, Chrisna Endrawijaya mengaku bangga, koran terbesar di Kaltim ini dipercaya sebagai satu-satunya media partner. “Kami akan memberikan pemberitaan secara all out sampai pertandingan digelar. Kami juga siap memfasilitasi pembaca setia Kaltim Post yang ingin membeli tiket,” ungkapnya. (ndu/far/k8/epr/JPG)

sumber

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s