Sempat Ditutup, Runway Utara Bandara Soekarno-Hatta Kembali Beroperasi

JawaPos.com – Pesawat Malaysia Airlines nomor penerbangan MH725 rute Kuala Lumpur – Jakarta mengalami pecah ban saat melakukan pendaratan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Selasa (13/6) malam sekira pukul 20.00 WIB.

Akibatnya ‎runway utara di Bandara Internasional Soekarno-Hatta saat ini tidak dapat dioperasikan atau ditutup sementara.

‎Sekretaris Perusahaan PT Angkasa Pura II Agus Haryadi mengatakan runway yang semula ditutup telah dibuka pada Selasa (13/6) sekira pukul 22.50 WIB. Oleh sebab itu arus lalu lintas pendaratan dan penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta sudah kembali normal.

“Penerbangan sudah berangsur-angsur normal,” ujar Agus saat dikonfirmasi, Rabu (14/6).

Sebelumnya, PT Angkasa Pura II (Persero) menginformasikan bahwa telah diterbitkan Notice to Airmen atau NOTAM oleh Kantor NOTAM, yang menyatakan bahwa runway utara di Bandara Internasional Soekarno-Hatta saat ini tidak dapat dioperasikan atau ditutup.

Kepala Humas Angkasa Pura II, Yado Yarisme mengatakan, penutupan itu disebabkan sebagian area runway utara Bandara Soekarno-Hatta terhalang oleh pesawat Malaysia Airlines nomor penerbangan MH725 rute Kuala Lumpur – Jakarta.

Continue reading

Advertisements

Sadar Kebutuhan Ramadan Makin Banyak, PIA DPR Gelar Pasar Murah

 

JawaPos.com – Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1438 H, Pengurus Persaudaraan Isteri Anggota (PIA) DPR-RI menyelenggarakan Bazaar Ramadhan Nusantara.

Acara yang digarap dengan konsep Pasar murah itu digelar di lingkungan Parlemen dari tanggal 13 – 15 Juni 2017.

Hal ini dimaksudkan untuk meringankan masyarakat umum khususnya Keluarga Besar Sekreriat Jenderal DPR-RI dan Karyawan Karyawati yang bekerja di Gedung DPR-RI.

“PIA DPR RI sebagai organisasi yang mengemban misi sosial, merasa perlu untuk menyelenggarakan kegiatan sosial untuk meningkatkan kepekaan sosial, mempererat rasa persaudaraan dan solidaritas nasional,” jelas ketua PIA DPR RI, Deisti Novanto di Gedung Parlemen Senayan, Selasa (13/06).

Continue reading

4 Hari Kritis Akibat Dimassa, Pencuri Ternak Akhirnya Tewas

JawaPos.com – Pelaku pencurian hewan ternak akhirnya tewas di Rumah Sakit Umum Daerah Arjawinangun, Kabupaten Cirebon. Empat hari menjalani pemeriksaan, nyawa Tarmidi (49) tidak tertolong. Luka Tarmidi sangat parah akibat amukan massa.

Kanit Reskrim Polsek Klangenan Ipda Wahyu mengatakan, pelaku sempat menjalani perawatan medis selema empat hari di Rumah Sakit Arjawinangun. Namun, warga Desa Danawinangun, Kecamatan Kalngenan, itu akhirnya tewas karena mengalami luka yang cukup berat dibagian kepala.

“Mungkin karena tidak kuat menahan rasa sakit yang dideritanya dan menggeluarkan banyak darah. Pelaku akhirnya meninggal dunia di rumah sakit,“ katanya saat dikonfirmasi Radar Cirebon (Jawa Pos Group), Jumat (12/05).

Continue reading

Pemerintah Darwin tunggu rekomendasi kegiatan DAYR

Ambon (ANTARA News) – Pemerintah Darwin Australian menunggu rekomendasi Pemerintah Kota (Pemkot Ambon) guna penyelenggaraan kegiatan Darwin-Ambon Yacht Race (DAYR) 2017.Koordinator Humas Amboina Sailing Community (ASC), Eduard Pupella menyatakan koordinasi yang dilakukan pihaknya dengan tim Steering Commite Darwin Rick Setter telah menyampaikan permintaan kepada Pemkot Ambon terkait rekomendasi pelaksanaan DAYR 2017.

“Rekomendasi tersebut dalam bentuk kejelasan tindak lanjut kerjasama penyelenggaraan kegiatan tahunan DAYR, karena perwakilan Darwin telah mengirimkan surat tetapi sampai saat ini belum mendapat balasan terkait tindak lanjut kerja sama,” katanya di Ambon, Minggu.

Ia mengatakan, pelaksanaan DAYR 2017 direncanakan berlangsung Agustus 2017 tetapi sampai saat ini belum ada pembahasan terkait kegiatan, sehingga pihak Darwin meminta kesediaan ASC untuk menindaklanjuti hal tersebut.

Beberapa waktu lalu Rick Setter telah bertemu Sekretaris Kota Ambon Anthony Gustaf Latuheru guna membicarakan hal tersebut, tetapi belum mendapatkan kepastian rekomendasi. “Kami juga pada 1 Maret 2017 telah bertemu penjabat Wali Kota Ambon Frans Johanis Papilaya guna membicarakan kegiatan DAYR dan mendapat respon positif, tetapi tindak lanjut rekomendasi belum diterima sampai saat ini,” ujarnya. Menurut Eduard, rekomendasi merupakan syarat pelaksanaan karena DAYR merupakan bentuk kerja sama “sister city” Darwin – Ambon yang telah terbentuk sejak tahun.

Selama ini kerja sama penyelenggaraan DAYR hasil koordinasi event organiser (EO) di Ambon melalui Ellen De Lima dan Dinah Beach di Darwin. “Pelaksanaan kerja sama perlu adanya bentuk komunikasi yang lebih intensif baik pemerintah dan antarkomunitas, sehingga menjadi sebuah hubungan kerja sama yang baik termasuk menghadirkan lebih banyak perahu layar ke Ambon,” tandasnya.

Diakuinya, evaluasi yang dilakukan selama ini di kota Ambon melihat hal-hal yang menjadi kendala dalam pelaksanaan kegiatan, yakni dari sisi jumlah dan kepentingan masyarakat Ambon terutama masyarakat desa Amahusu sebagai tempat finish DAYR. ASC lanjutnya, merupakan kumpulan pemuda Amahusu yang pernah melakukan perjalanan dengan menggunakan perahu layar. ASC bertujuan untuk membangun hubungan persaudaraan erat antara masyarakat Amahusu dengan masyarakat Darwin.

“Sesuai dengan moto kami We Are the New Gandong, semakin memantapkan hubungan dua masyarakat. Prinsipnya kami ingin membuat hal baru yang dapat dirasakan manfaatnya baik oleh masyarakat Amahusu maupun masyarakat Darwin, karena selama ini kegiatan kegiatan yang digelar bersifat monoton dan dirasakan oleh peserta Darwin yang berkunjung selama penyelenggaraan DAYR,” tandasnya.

Pihaknya berharap, berbagai upaya yang dilakukan pihaknya tidak terlepas dari membangun kerjasama dan menata kegiatan DAYR lebih baik di mata peserta maupun pihak Kementerian yang telah membantu. “Sampai saat ini kami telah mendapat dukungan dari berbagai pihak diantaranya Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Pariwisata dan Porlasi Kota Ambon, kita berharap dalam waktu dekat juga Pemkot Ambon mendukung upaya tersebut,” kata Eduard.

(KR-PNN/N005)
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2017